Minggu, 26 September 2010

WISATA KE TELAGA RANJENG DAN KEBUN TEH KALIGUA ,BUMIAYU, BREBES




Upaya Desa Pandasari Kec. Paguyangan Menuju Desa Wisata

Radar Tegal, Sunday, 26 September 2010
Andalkan Keunikan Lokal Untuk Gaet Wisatawan

Keunikan lokal dan potensi wisata yang dimiliki Desa Pandasari Kecamatan Paguyangan menjadi modal dasar Pemerintahan Desa dan warga setempat, di dalam menjadikan desa mereka sebagai desa wisata. Seperti apa kesiapannya?

LAPORAN : TEGUH SUPRIYANTO

SELAIN sektor pertanian dan peternakan yang selama ini telah menjadi bagian dari kehidupan warga Desa Pandansari, saat ini sektor pariwisata juga tengah mereka rintis dalam upaya mewujudkan Desa Pandansari sebagai desa wisata. Untuk itu, sejumlah persiapan juga dilakukan, baik oleh pemerintahan desa maupun warga setempat. Di antaranya berupa pengadaan sarana dan prasarana sebagai penunjang kegiatan wisata.


Kepala Desa (Kades) Pandansari Sukamdo saat ditemui Radar mengatakan, di Desa Pandansari saat ini telah tersedia sebanyak 10 homestay yang nantinya dapat digunakan oleh wisatawan.

"Homestay-homestay tersebut tersebar di dua pedukuhan yakni Dukuh Taman dan Dukuh Igirpandan. Dua lokasi tersebut sengaja dipilih karena keberadaannya yang cukup strategis bagi wisatawan untuk menikmati pesona alam yang ada," kata Khamdo.

Wisata desa menjadi andalan Pandansari di dalam memikat wisatawan untuk menikmati keunikan lokal yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

"Nantinya wisatawan selain menikmati wisata desa juga akan diajak mengetahui langsung adat istiadat yang tumbuh dan terpelihara di Desa Pandasari. Selain itu mereka juga bisa menikmati wisata tanam memanen kentang sebagai andalan pertaanian di sini," terangnya.

Persiapan lain yang tengah dilakukan yakni melakukan penataan dengan menciptakan hutan wisata yang berada di lokasi Telaga Ranjeng. Dimana nantinya dilokasi tersebut akan dilengkapi dengan pembangunan sarana autbond, bangunan gazebo dan bumi perkemahan.

"Kita sedang mengupayakan akses jalan sebagai awal persiapan, dimana nantinya di sana kita juga melengkapi lokasi tersebut dengan kebun kopi dan wisatawan dapat memetik sekaligus menikmati langsung kopi di lokasi tersebut," kata Khamdo.

Selain homestay, dikatakan Kahmdo, upaya lain yang dilakukan bersama masyarakat di antaranya melalui pagelaran kesenian lokal, penjualan cinderamata serta wisata kuliner makanan khas yang disajikann langsung oleh warga lokal. (*)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar